Category Archives: Sejarah Indonesia

sejarah Indonesia Umum

Lahirnya LBB dan PBB

Setelah berakhirnya Perang Dunia I, Presiden AS Woodrow Wilson mengusulkan cita-cita perdamaian dan mengakhiri perang. Usulannya dinamakan Piece Without Victory, yang kemudian dituangkan dalam Wilson’s Fourteen Point (14 Pasal Wilson) pada tanggal 10 Januari 1918. Salah satu pasalnya adalah tentang pembentukan gabungan bangsa-bangsa atau League of Nations, maka lahirlah Liga Bangsa-Bangsa yang berpusat di Genewa (Swiss), yang mendasarkan pada 14 pasal Wilson. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Materi Sejarah SMA, Sejarah Indonesia

Dapunta Hyang

Dapunta Hyang Sri Jayanasa adalah maharaja Sriwijaya pertama yang dianggap sebagai pendiri Kadatuan Sriwijaya. Namanya disebut dalam beberapa prasasti awal Sriwijaya dari akhir abad VII yang disebut sebagai “prasasti-prasasti Siddhayatra”, karena menceritakan perjalanan sucinya mengalap berkah dan menaklukkan wilayah-wilayah di sekitarnya. Ia berkuasa sekitar perempat terakhir abad VII hingga awal abad VIII, tepatnya antara kurun 671 masehi hingga 702 masehi. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Materi Sejarah SMA, Sejarah Indonesia

Diktator: Sejarah Singkat

Dalam dunia politik kata atau istilah diktator sangat populer dan identik dengan kekerasan, tirani, mau menang sendiri, memaksakan kehendak, melalukan segala cara untuk mencapai tujuan dan banyak lagi istilah istilah lain yang mendirikan bulu roma. Dan umumnya ditujukan kepada golongan yang anti kemapanan, kepada golongan yang ingin mengadakan perobahan suatu keadaan dari yang buruk menjadi lebih baik, golongan yang menghendaki kemajuan, di samping kemajuan ekonomi juga kemjuan politik, kemajuan di segala bidang yang demokratis, yang dituduh ingin menegakkan kekuasaan diktator, yang memaksakan kehendaknya sendiri. Ironisnya, golongan seperti yang disebutkan di atas itu selalu diidentifikasikan sebagai golongan ekstrim, kekiri-kirian dan bahkan tidak segan-segan dituduh sebagai komunis dan di Indonesia identik dengan PKI. Kalau kita menggunakan logika mereka, se-olah-olah hanya PKI-lah yang menjadi kampiun kemajuan, kampiun pembangun, kampiun demokrasi.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Sejarah Dunia, Sejarah Indonesia, Umum

Asal-usul Istilah Indonesia

Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA, BI: “Jurnal Kepulauan Hindia dan Asia Timur”), yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869), seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris, George Samuel Windsor Earl (1813-1865), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Materi Sejarah SMA, Sejarah Indonesia

Wawancara dalam sejarah lisan

Metode sejarah lisan adalah suatu metode pengumpulan data atau bahan guna penulisan sejarah yang dilakukan sejarawan melalui wawancara terhadap para pelaku sejarah yang ingin diteliti. Di Indonesia metode wawancara dalam penulisan sejarah mulai dikembangkan dengan diawali adanya proyek sejarah lisan yang ditangani oleh Badan Arsip Nasional. Berkembangnya metode wawancara dalam penulisan sejarah di Indonesia dilatarbelakangi oleh sulitnya menemukan jejak masa lampau berupa dokumen yang sezaman serta makin berkembangnya perhatian studi sejarah yangmengarah ke subyek masyarakat berupa orng kecil dalam peristiwa kecil yang biasanya tidak meninggalkan jejak berupa dokumen. Wawancara adalah kegiatan melakukan tanya jawab dengan narasumber untuk mendapatkan keterangan tertentu. Wawacara merupakan teknik pengumpulan data yang amat penting dalam penelitian survey selain teknik utama berupa Observasi. Oleh karena itu, dalam penelitian survei, teknik wawancara merupakan pembantu utama dari metode Observasi. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Materi Sejarah SMA, Sejarah Indonesia

Metode kajian sejarah

Ahli-ahli sejarah terkemuka yang membantu mengembangkan metode kajian sejarah antara lain: Leopold von Ranke, Lewis Bernstein Namier, Geoffrey Rudolf Elton, G. M. Trevelyan, dan A. J. P. Taylor. Pada tahun 1960an, para ahli sejarah mulai meninggalkan narasi sejarah yang bersifat epik nasionalistik, dan memilih menggunakan narasi kronologis yang lebih realistik. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Materi Sejarah SMA, Sejarah Dunia, Sejarah Indonesia

Sejarah dan Prasejarah

Dulu, penelitian tentang sejarah terbatas pada penelitian atas catatan tertulis atau sejarah yang diceritakan. Akan tetapi, seiring dengan peningkatan jumlah akademik profesional serta pembentukan cabang ilmu pengetahuan yang baru sekitar abad ke-19 dan 20, terdapat pula informasi sejarah baru. Arkeologi, antropologi, dan cabang-cabang ilmu sosial lainnya terus memberikan informasi yang baru, serta menawarkan teori-teori baru tentang sejarah manusia. Banyak ahli sejarah yang bertanya: apakah cabang-cabang ilmu pengetahuan ini termasuk dalam ilmu sejarah, karena penelitian yang dilakukan tidak semata-mata atas catatan tertulis? Sebuah istilah baru, yaitu nirleka, dikemukakan. Istilah “prasejarah” digunakan untuk mengelompokkan cabang ilmu pengetahuan yang meneliti periode sebelum ditemukannya catatan sejarah tertulis. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Materi Sejarah SMA, Sejarah Indonesia