Inca: Sejarah Singkat

Kekaisaran Inca merupakan sebuah kerajaan berpusat di tempat yang sekarang bernama Peru dari 1400-1525. Selama periode tersebut, Inca melakukan penaklukan dan asimilasi damai terhadap wilayah lain untuk dimasukkan kedalam kerajaan mereka, yang meliputi sebagian besar wilayah barat Amerika Selatan, berpusat di pegunungan Andes. Kerajaan Inca terbukti berumur pendek: pada tahun 1533, Atahualpa, kaisar Inca terakhir, disebut Sapa Inca, dibunuh atas perintah dari penakluk Fransisco Pizarro, menandai awal kekuasaan Spanyol. Dia menggunakan menangkap untuk mendapatkan emas sebagai uang tebusan. Lebih dari empat bulan, hampir 8 ton emas dikumpulkan. Pizarro seharusnya membiarkan penguasa Inca bebas setelah uang tebusan dibayar, melainkan dia dicekik di depan umum.
Nama Quechua adalah Tawantin Suyu yang dapat diterjemahkan menjadi Empat Kawasan atau Empat Kawasan Amerika. Sebelum reformasi ejaan Quechua itu ditulis dalam bahasa Spanyol sebagai Tahuantinsuyo. Tawantin adalah empat kelompok (tawa “empat” dengan akhiran-yang ntin nama grup); Suyu berarti “wilayah” atau “provinsi”.
Kekaisaran dibagi menjadi empat suyu, yang bertemu di sudut ibukota, Cusco (Qosqo), di zaman modern Peru.
Bahasa resmi kekaisaran Quechua, walaupun lebih dari tujuh ratus bahasa lokal diucapkan. Para pemimpin Inca mendorong penyembahan dewa-dewa mereka, yang paling utama yang Inti, dewa matahari.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Materi Sejarah SMA, Sejarah Dunia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s