Perkembangan Rekaman Tertulis

Sejak masuk dan berkembangnya pengaruh Hindu-Buddha (India) di Indonesia, masyarakat Indonesia mulai mengenal tulisan. Tulisan-tulisan tersebut dapat dibaca dan sampai kepada generasi penerus. Tulisan yang ditinggalkan itu dipandang sebagai suatu rekaman tertulis tentang peristiwa yang terjadi pada mesa lampau. Berikut rekaman tertulis yang dimaksud,
Prasasti
Prasasti merupakan salah satu rekaman tertulis tentang masa lampau yang sudah menjadi kebiasaan para penguasa untuk mengingat dan mengabadikan suatu peristiwa penting yang dialami oleh raja atau penguasa. Prasasti adalah peninggalan tertulis yang dipahatkan dan dilukiskan pada bahan yang tidak mudah musnah, seperti batu, logam, dan gading. Pada umumnya, prasasti menuliskan suatu peristiwa yang cukup penting pada masa lampau. Prasasti umumnya dibuat atas perintah raja yang berkuasa.
Tujuan pembuatan prasasti adalah untuk mengabadikan suatu peristiwa penting yang dialami oleh seorang raja atau sebuah kerajaan. Pada abad ke-4 sampai dengan ke-8, prasasti di Nusantara mengguankan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta, prasati-prasasti tersebut biasa ditulis dalam bentuk syair dengan menggunakan kaidah-kaidah dari India.
Berikut contoh prasasti pada awal perkembangan kebudayaan Hindu-Budha.
Prasasti Kutai di Kalimantan Timur
Prasasti berupa tujuh buah yupa (tugu batu) yang diperkirakan berasal dari tahun 400 M, berhuruf Pallawa, dan berbahasa Sansekerta. Isinya, peringatan upacara kurban agama Hindu yang diperintah oleh Raja Mulawarman, Putra Aswawarman, dan cucu Kudungga.
Prasasti Kerajaan Tarumanegara di Jawa Barat
Prasasti Kerajaan Tarumanegara. di Jawa Barat berhuruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta. Contoh: prasasti Ciaruteun (pahatan telapak kaki dan tulisan), prasasti Kebon Kopi (pahatan telapak kaki gajah dan tulisan), prasasti Jambu (pujian terhadap Purnawarman), prasasti Pasir Awi (memuat syair pujian terhadap Raja Purnawarman) prasasti Tugu (berita tentang penggalian saluran Sungai Gomati), prasasti Muara Cianten, dan prasasti Cidang Hiang.
Prasasti Kerajaan Sriwijaya
Prasasti ini berhuruf Pallawa dan berbahasa Melayu Kuno. Contohnya: prasasti Keduclukan Bukit (Dapunta Hyang menaklukkan beberapa daerah), prasasti Talang Tuo (perintah Dapunta Hyang Sri Jayanaga untuk kemakmuran semua makhluk), prasasti Telaga Batu (berisi kutukan kepada siapa saja yang tidak setia pada raja), prasasti Kota Kapur (berisi permohonan kepada dews untuk menjaga Sriwijaya dan menghukum para penghianat Sriwijaya).
Prasasti Kerajaan Mataram Kuno
Prasasti Canggal (654 Saka/732 M), menggunakan bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa. Prasasti Canggal berisi mengenai pendirian sebuah lingga atas perintah Raja Sanjaya di atas bukit Kunjarakunja. Prasasti Matyasih (prasasti Kedu) (829 Saka/907 M), berisi tentang raja-raja yang memerintah sebelurn Dyah-Batitung. prasasti Ritihang, berbahasa Jawa Kuno ditulis dengan huruf Pallawa berangka tahun 863 Saka/ 914 M.
Prasasti Kerajaan Syailendra
Prasasti Kalasan, berangka tahun 700 Saka (778 M), berbahasa Sanskerta, dan ditulis dengan huruf  Pra-Nagari. Prasasti Klurak (dekat Prambanan), berangka tahun 704 Saka (782 M), ditulis dengan bahasa Sansekerta dan huruf Pra-Nagari. Berisi mengenai pembuatan area Manjusri.
Dokumen
Dokumen merupakan surat berharga yang bertulis  atau dicetak sehingga dapat dipakai untuk sebuah bukti atau keterangan. Dokumen-dokumen tersebut harus didokumentasikan. Dokumentasi adalah pengumpulan, pemilihan pengolahan, dan penyimpanan infoermasi dari berbagai bidang, dapat berupa pengumpulan bukti-bukti atau keterangan seperti gambar, kutipan, guntingan koran, bahan referensi, dan lain sebagainya. Dokumen merupakan suatu yang snagat berharga, baik bagi pemakainya maupun pembuatnya.
Kitab
Kitab merupakan sebuah kasastra para pujangga pads masa lampau yang dapat dijadikan petunjuk untuk mengungkap suatu peristiwa di masa lampau. Para pujangga  umunya menulis atas perintah raja. Itulah sebabnya, isi tulisan banyak menulis keagungan dan kebesaran raja yang bersangkutan.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Materi Sejarah SMA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s