Bentuk-Bentuk Penelitian Sejarah

Penelitian lapangan
Dalam melakukan penelitian lapangan,seorang sejarawan dating ke tempat terjadinya peristiwa sejarah atau tempat ditemukannya peninggalan-peninggalan sejarah (situs).Bila peninggalan-peninggalan tersebut telah ditempat museum,maka penelitian dilakukan dimuseum.Apabila benda-benda peninggalan itu masih terpendam dalam tanah,maka sejarawan harus melakukan penggalian atau ekskavasi.Jika seorang sejarawan memerlukan keterangan langsung dari pelaku atau saksi sejarah yang masih hidup sebagai saksi lisan,maka bias dilakukan melalui metode wawancara (interview).
Penelitian kepustakaan
Penelitian kepustakaan disebut juga dengan penelitian documenter.Dalam melakukan penelitian documenter,seorang peneliti memfokuskan perhatiannya untuk memperoleh data-data tertulis yang disimpan dimuseum atau perpustakaan.Untuk mendapatkan informasi yang benar dan akurat,peneliti dapat melakukan studi komperatif,yaitu membandingkan sumber yang satu dengan sumber yang lainnya yang berkenaan dengan satu hal.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Materi Sejarah SMA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s