Perkembangan Agama Hindu-Buddha di Indonesia

A.Proses perkembangan agama Hindu-Buddha

1. Agama Hindu

Agama Hindu merupakan Sinkretisme (percampuran) antara kebudayaan bangsa Arya dan kepercayaan bangsa Dravida. Agama Hindu bersifat polytheisme (percaya kepada banyak dewa). Dewa-dewa dalam agama Hindu:

  • Pratiwi (dewi bumi)
  • Baruna/Waruna (dewa laut)
  • Agni (dewa api)
  • Bayu (dewa angin)
  • Yama (dewa maut)
  • Ganesha (dewa ilmu pengetahuan)
  • Soma/Chandra (dewa bulan)
  • Surya (dewa matahari)

Dalam agama Hindu juga dikenal adanya Trimurti (tiga dewa tertinggi) yaitu: Brahma (dewa pencipta), Wisnu (dewa pelindung dan pemelihara) dan Syiwa (dewa perusak dan penghancur).

Dalam agama Hindu dipercayai bahwa segala ibadah dan pengabdian kepada dewa untuk mencapai nirwana. Beberapa cara untuk mencapai nirwana adalah sebagai berikut:

  1. Menusia menjalankan dharma, artha dan karma
  2. Diwajibkan mempelajari kitab-kitab suci weda serta berbakti kepada gurunya
  3. Dilakukan upacara keagamaan yang pada umumnya berupa upacara korban

Dalam perkembangan selnjutnya, agama Hindu mengalami kemunduran. Penyebab kemunduran agama Hindu adalah sebagai berikut:

  1. Kaum Brahmana memonopoli upacara keagamaan, membuat sebagian dari mereka bertindak sewenang-wenang.
  2. Timbulnya golongan yang berusaha mencari jalan sendiri untuk mencapai hidup abadi yang sejati.

Kitab suci agama Hindu adalah Weda. Weda terdiri dari empat kitab:

  • Regweda, berisi tentang ajaran Hindu dan kitab tertua
  • Samaweda, berisi nyanyian pujaan yang wajib dilakukan waktu menyelenggarakan upacara keagamaan.
  • Yayurweda, berisi doa-doa yang dibacakan pada waktu diselenggarakan upacara agama
  • Atharwaweda, berisi doa-doa untuk menyembuhkan penyakit

2. Agama Buddha

Agama Buddha diajarkan oleh Sidharta, putra raja Sudodhana dari kerajaan Kapilawastu. Ia juga disebut Buddha Gautama yang berarti orang yang menerima Bodhi atau juga disebut Cakyamuni (orang banyak dari keturunan suku bangsa Cakya. Sebagai lambang kelahiran Buddha berupa bunga Seroja, pohon pippala atau bodhi sebagai lambang mulai memberikan ajaran dan stupa sebagai lambang kematiannya.

Tempat yang dianggap suci oleh umat Buddha adalah sebagai berikut:

  1. Taman Lumbini (tempat kelahiran Sidharta)
  2. Bodh Gaya (tempat Buddha mendapat pencerahan)
  3. Benares (tempat Buddha menyebarkan ajarannya pertama kali)
  4. Kucinagara (tempat wafatnya sang Buddha Gautama)

Seseorang yang ingin masuk agama Buddha diwajibkan mengucapkan Tridharma atau tiga kewajiban yaitu:

  1. saya mencari perlindungan pada Buddha
  2. saya mencari perlindungan pada Dharma
  3. saya mencari perlindungan pada Sanggha

Kitab suci agama Buddha adalah Tripitaka (tiga keranjang/wadah). Bagian-bagian dari Tripitaka adalah:

  1. vinayapittaka (berisi aturan-aturan kehidupan)
  2. Suttapittaka (berisi dasar-dasar dalam memberikan pelajaran)
  3. Abdidharmapittaka (berisi tentang falsafah agama)

B.Teori-teori masuknya agama Hindu

1. Teori Brahmana

Teori Brahmana dikemukakan oleh J.C. van Leur. Teori ini menyatakan bahwa yang berperan dalam proses masuknya kebudayaan Hindu ke Indonesia adalah Kaum Brahmana dengan alasan para Brahmana datang ke Indonesia untuk menyebarkan agama Hindu karena hanya Kaum Brahmana yang dapat membaca kitab Weda dan berwewenang tinggi untuk menyebarkan agama Hindu.

2. Teori Ksatria

Teori ini dikemukakan oleh F.D.K Bosch. Teori ini beranggapan bahwa di Indonesia telah terjadi kolonisasi oleh orang India yang kemudian daerah koloni tersebut menjadi pusat penyebaran agama dan kebudayaan Hindu sehingga timbul gambaran bahwa orang-orang Indialah sebagai golongan penguasa Indonesia, dengan demikian yang berperan dalam proses masuknya agama dan kebudayaan Hindu adalah gologan prajurit atau kaum ksatria

3. Teori Waisya

Teori ini dikemukakan oleh N.J. Krom. Teori menyatakan bahwa kaum pedagang dari India yang tergolonga dalam kasta Waisya selain berdagang juga membawa adat kebiasaan misalnya upacara keagamaan. Pada umumnya mereka tinggal menetap di Nusantara dan selain itu kemungkinan juga terjadi perkawinan antara para pedagang dengan wanita Indonesia, hal ini dianggap sebagai saluran penyebaran pengaruh yang penting dalam teori ini.

4. Teori Sudra

Menyatakan bahwa agama Hindu masuk ke Indonesia melalui kasta Sudra. Mereka datang ke Indonesia ingin mengubah hidupnya karena mereka di India hanya dijadikan sebagai budak

5. Teori Arus-Balik

Teori ini menyatakan bahwa orang Indonesia pergi ke India untuk belajar agama Hindu dan kemudian kembali lagi ke Indonesia untuk menyebarkan agama tersebut

6. Teori Gabungan

Para kaum Brahmana, Ksatria, Waisya dan Sudra berkumpul dalam satu kapal untuk mencari daerah koloni yang dijadikan kekuasaan dan menyebarkan agama Hindu.

C. Perkembangan Tradisi Hindu-Buddha di Indonesia

Tersebarnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia berpengaruh luas dalam kehidupan masyarakat Indonesia, diantaranya dalam bidang berikut ini:

  1. 1. Kepercayaan

Bangsa Indonesia mulai menganut agama Hindu dan Buddha tanpa meninggalkan kepercayaan aslinya, seperti pemujaan terhadap roh nenek moyang.

  1. 2. Pemerintahan

Bangsa Indonesia mulai mengenal sistem pemerintahan kerajaan dan meninggalkan pemerintahan kepala suku.

  1. 3. Sosial

Dalam bidang sosial terjadi perubahan dalam tata kehidupan masyarakat

  1. 4. Ekonomi

Dalam bidang ekonomi tidak begitu besar pengaruhnya dan tidak begitu banyak terjadi perubahan, karena masyarakat Indonesia telah mengenal aktivitas perekonomian melalui pelayaran dan perdagangan

  1. 5. Kebudayaan

Pengaruh kebudayaan itu terlihat dari hasil-hasil kebudayaan seperti bangunan candi-candi, seni sastra (cerita epos: epos Mahabarata dan Ramayana)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Sejarah Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s