Peradaban Romawi

PERADABAN ROMAWI

1. Kadaan alam

–   Romawi terletak di Semenanjung Apenina (Italia)

–   Semenanjung Apenina terbagi menjadi 2 daratan.

–   Semenanjung Italia memiliki garis pantai yang panjang yaitu 2000 mil.

–   Kebudayaan yang berkembang adalah kebudayaan laut (sebagian besar penduduknya bermata pencaharian pedagang dan nelayan)

2. Perkembangan Romawi

–  bangsa Romawi = percampuran antara bangsa Latin dan bangsa Etruska.

– Bangsa Etruska mendirikan polis (Negara kota) jumlah = 17 buah (salah satunya polis Romawi)

– Polis Romawi pada awalnya hanya meliputi kota Roma. Menurut cerita lama, Kota Roma didirikan oleh Romus dan Romulus tahun 753 SM.

–  Pada awalnya pemerintahan dipegang oleh seorang raja tetapi tahun 510 terjadi pemberontakan, dan diubah menjadi republik.

3. Sistem pemerintahan Romawi

–  pemerintahan tertinggi dijalankan 2 orang konsul dengan masa jabatan 1 tahun dan didampingi oleh dewan penasehat

–  dalam pemerintahan ada 2 dewan perwakilan (dari kaum Patricia/bangsawan dan DPR=kaum plebecia/rakyat biasa)

–  ada sekelompok anggota dewan (4 orang) yang memiliki hak veto yang disebut Tribun atau Tribuni Plebis

–  urusan agama diserahkan kepada Pontifex Maximus (kepala urusan agama pusat).

–  Setelah mengalami perang saudara 4 kali, Romawi menjadi kekaisaran.

–  Kaisar pertama adalah Octavianus Agustus/Octavianus yang Agung (27 – 14 SM). Wilayah kekuasaannya dari Persia sampai Eropa Barat.

–  Kaisar-kaisar setelah Octavianus: Tiberius, Nero, Vespasianus, Hadrianus, Antonius Pius dan Kaisar Konstantinus.

–  Pada masa pemerintahan Constantinus (33 SM) ibukota dipindahkan dari Roma ke Byzantium.

– Tahun 395 SM, Kaisar Theodosius membagi kerajaan menjadi 2 yaitu Romawi Barat (Roma) dan Romawi Timur (Constantinopel/Istambul).

4. Hasil-hasil Kebudayaan Romawi

a. Seni bangunan

– Colloseum dan Amphitheater = suatu bangunan yang dapat menampung puluhan ribu penonton digunakan untuk pertunjungan hiburan

– Pantheon = rumah dewa orang-orang Romawi

– Viaduct dan aqueduct = saluran air

– Limes = rangkaian benteng.

b. Sistem administrasi dan pemerintahan

Administrasi dalam pemerintahan yang rapi, demokratis, dikendalikan oleh pemerintah pusat dan mempunyai perangkat lengkap: konsul, senat, tribun, DPR dan Pontifex Maximus.

c. Ilmu pengetahuan dan teknologi

Ahli-ahli ilmu pengetahuan antara lain: Seneca (ahli filsafat) dan Lividus (asli sejarah)

d. Sistem hukum

–   merupakan bangsa pertama yang berhasil menegakkan hukum

–   hukum Romawi menjadi dasar hukum di dunia

–   sarjana hukum yang terkenal adalah Pampinianus dan Kaisar Theodosius

–   Kaisar Yustinianus berhasil mengkodifikasi hukum Romawi sehingga lahirlah Corpus Iuris atau Codec Yustinianus

e. Seni sastra

–   Seni sastra berkembang pada masa Octavianus.

–   Hasil karya sastra: Aeneas (karya Virgilius), Metamorphose (karya Ovidius), De Bello Gallico (Julius Caesar) dan Germania (Tecitius).

f. Sistem kepercayaan

1) Kepercayaan awal Romawi adalah kepercayaan tentang roh-roh,

misalnya: Vesta (roh pengurus api tungku), Lares (roh penjaga rumah tangga) dan Penates (roh penjaga lumbung).

2) Sistem kepercayaan polytheisme = menyembah banyak dewa. Dewa-dewa bangsa Romawi:

–  Jupiter = Dewa tertinggi, dewa halilintar dan cahaya

– Juno = istri dewa Jupiter (dewi perkawinan, dan kaum wanita)

– Mars = dewa perang

– Venus = dewi kecantikan (istri dewa Mars)

– Mercurius = Dewa perdagangan, pengayom pedagang dan pencuri, dan pengantar roh di alam baka

– Minerva = dewi pelindung kebijakan, ilmu dan seni

–  Apollo = Dewa cahaya, keserasian, musik dan sastra.

– Diana = saudara kembar Apollo, dewi perburuan dan alam bebas juga dewi malam.

– Vulcanus = dewi api dan pandai besi.

– Pluto = Dewa alam baka

– Sol = dewa matahari

– Luna = dewi bulan

– Aesculaap = dewi penyembuhan

– Juventas = Dewi keremajaan abadi (istri Herakles)

– Aurora = Dewi fajar

–  Aeolos = Dewa angin

3) Mereka juga mempercayal:

  • Perawan Vesta (menjaga api suci vesta dan sebagai dewi api)
  • Orakel Cybele (tulisan sandi kuno yang dihimpun dalam 9 kitab Cybele)
  • Pontifex Maximus (Kaisar sebagai kepala agama)

4) Sejak berkembangnya agama Kristen, mereka memeluk agama Kristen. Tahun 380 SM, agama Kristen dijadikan sebagai agama negara.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Sejarah Dunia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s