Pertumbuhan, mobilitas dan persebaran penduduk di Indonesia pada abad ke-19 dan ke-20

Tabel pertumbuhan penduduk di Indonesia

Wilayah di Indonesia Tahun
1800 1850 1900 1905
jawa 7.500.000 14.000.000 30.000.000 -
Luar Jawa - - 7.300.000 13.900.000

Daerah-daerah luar Jawa abad ke-19

  • Sejak tahun 1840 keterlibatan Belanda di seluruh wilayah luar Jawa semakin meningkat.
  • Daerah-daerah luar Jawa merupakan wilayah yang mempunyai kegiatan kewiraswastaan yang lebih besar, komoditi-komoditi ekspor yang lebih berharga, investasi asing yang lebih besar dan tekanan penduduk yang kurang padat.
  • Untuk mengurangi kepadatan penduduk di Jawa pemerintah kolonial Belanda mengadakan emigrasi yaitu pemindahan penduduk dari Jawa ke Lampung tahun 1905.
  • Banyak penduduk Jawa meninggalkan Jawa untuk bekerja sebagai kuli-kuli kontrak di Sumatera Timur dan juga didatangkan kuli-kuli dari cina yang bekerja di perkebunan-perkebunan di Sumatera Timur.
  • Pertumbuhan, mobilitas penduduk di wilayah luar Jawa tidak secepat di Jawa.

Pertumbuhan, mobilitas penduduk di Pulau Jawa

Faktor-faktor yang menyebabkan penduduk di Pulau Jawa sangat pesat perkembangannya antara lain:

  1. Tidak ada perang (faktor politik)
  2. Watak tidak peduli orang jawa, yang hidup dari hari ke hari tanpa memikirkan hari esok.
  3. Faktor ekonomi: Kesehatan masyarakat atau perawatan medis yang lebih baik dibawah pemerintahan kolonial, peningkatan standar hidup, perkembangan komunikasi, dampak STP, perubahan dalam tingkat gizi, de-urbanisasi. Faktor-faktor ekonomi yang lain: pembangunan sarana komunikasi telah mengurangi pengaruh dari kagagalan panen atas tingkat kematian dan penurunan struktural tingkat kematian berkat adanya vaksinasi, dan de-urbaniasi diimbangi.
About these ads

Komentar Dimatikan

Filed under Materi Sejarah SMA, Sejarah Indonesia

Komentar ditutup.