Peradaban Lembah Sungai Kuning

Peradaban lembah Sungai Kuning (Hwang Ho)
Sejarah tertua di Cina dimulai dari muara Sungai Kuning (Hwang-Ho, sekarang bernama Huang-He). Tetapi di Cina terdapat dua sungai besar, yaitu Sungai Hwang-Ho dan Yang Tse Kiang (Sekarang bernama Chang Jiang). Sungai Kuning atau Hwang-Ho bersumber di daerah pegunungan Kwen-Lun di Tibet. Setelah melalui daerah pengunungan Cina Utara, sungai panjang yang membawa lumpur kuning itu membentuk dataran rendah Cina dan bermuara di Teluk Tsii-Li di Laut Kuning.

Daerah lembah Sungai Hwang Ho subur dikarenakan lumpur kuning yang dibawa oleh sungai tersebut. Tetapi sungai Hwang Ho ini juga mengakibatkan hal buruk yaitu:

  • Air sungai Hwang Ho membeku pada musim dingin dan mengakibatkan masyarakat Cina kesulitan untuk melaksanakan kehidupannyaS
  • Saat musim semi tiba, salju mencair dan menimbulkan air bah serta menggenangi dataran yang sangat luas.

Ada beberapa dinasti yang ada di Cina yaitu:

(1). Dinasti Syang (Hsia).

Dinasti pertama yang berkuasa di Cina Berdasarkan cerita rakyat Cina, pada zaman dinasti Syang telah berkembang sistim kepercayaan memuja para dewa. Dewa tertinggi yang bernama Dewa Shang-Ti. Dinasti Syang berakhir sekitar tahun 1766 SM dan digantikan oleh dinasti Yin (1700-1027 SM).

(2). Dinasti Yin

(dikarenakan kurangnya data penulis tidak dapat menuliskan sejarah dinasti Yin ini).

(3). Dinasti Chou

Dinasti ketiga yang berkuasa di Cina. Pada zaman ini sistem yang pemerintahannya dipegang oleh seorang raja bawahan atau raja vajal.Pada zaman kekuasaan dinasti Chou ini muncul tokoh-tokoh filsafat yang memiliki peranan penting dalam perkembangan kehidupan rakyat Cina hingga kini, seperti Lao Tse dan Kong Fu Tse.

(4). Dinasti Chin

Dinasti ini didirikan oleh raja Cheng yang bergelar Shih Huang Ti.Di bawah pemerintahannya, untuk kali pertama kali Cina merupakan negara kesatuan yang diperintah oleh satu raja saja.

Pembaharuan-pembaharuan yang terjadi pada masa pemerintahannya:

  • Penghapusan aturan-aturan feodalisme
  • Penghapusan system raja vassal
  • Pembentukan provinsi dan pengangkatan gubernur

(5). Dinasti Han

Dinasti Han mencapai masa kejayaannya di bawah pemerintahan kaisar Han Wu Ti. Kerajaan Cina meliputi Asia Tengah, Kore, Mansyuria Selatan, Anam, Sinking.Setelah kaisar Han Wu Ti meninggal pada tahun 87 M, Dinasti Han mengalami kemunduran dan akhirnya runtuk pada tahun 221 M. ketika terjadi kekacauan bangsa tartar menyerang Cina, dan akhirnya sebagian negeri Cina dapat dikuasainya. Namun pada abad ke-7 M negeri Cina berhasil dipersatukan kembali di bawah pemerintahan kaisar-kaisar dari Dinasti T’ang.
(6). Dinasti Tang

Kerajaan T’ang didirikan oleh Li Shih Min yang terkenal dengan nama Kaisar T’ang T’ai Tsung. Ia memperluas wilayah kekuasaannya ke luar negeri Cina seperti selatan menguasai Ton-kin, Annam dan Kamboja. Ke sebelah barat menguasai Persia dan laut Kaspia.Di bawah kekuasaan T’ang T’ai Tsung, dinasti T’ang mencapai masa kejayaannya. Pada bidang seni syair dan seni lukis terdapat seniman-seniman yang terkenal seperti Li Tai Po, Tu Fu, dan Wang Wei. Tindakan-tindakan kaisar T’ang T’ai Tsung yang menarik perhatian rakyatnya adalah sebagai berikut:

- Dikeluarkannya undang-undang yang

- mengatur pembagian tanah.

- Membuat peraturan-peraturan pajak.
- Membagi Kerajaan Cina menjadi 10 Provinsi.

Pada abad ke-10 M, dinasti T’ang runtuh dan negeri Cina kembali mengalami kekacauan dan silih berganti raja-raja memerintah. Baru pada tahun 960 kekacauan ini berhasil diatasi dan selanjutnya berdiri DInasti T’ang.

4.The Great Wall Of China

The Great Wall Of China atau biasa disebut Tembok Besar Cina dibangun pada masa pemerintahan Dinasti Chin (namun ada sumber lain yang menyatakan tembok cina didirikan pada dinasti yin.) pada masa pemerintahan kaisar Shih Huang Ti dengan tujuan Untuk menghalang-halangi gerakan-gerakan dari bangsa pengembara yang berada di sebelah utara negeri Cina.

Shih Huang Ti memerintahkan untuk membangun tembok besar yang dikerjakan selama kira-kira 18 abad dan berakhir pada zaman Dinasti Ming (abad ke-17 M).Namun sebelumnya di daerah Cina utara sudah dibangun dinding terpisah untuk menangkal serangan yang dilakukan oleh suku di sebelah utara cina.Dinding-dinding itu dihubungkan menjadi tembok raksasa yang panjangnya 7000 Km dan tingginya 16 m serta lebarnya 8 m.
5. Para Filsuf dari Cina

A.Lao Tse

Ajaran Lao Tse tercantum dalam bukunya yang berjudul Tao Te Cing. Lao Tse percaya bahawa ada semangat keadilan dan kesejahteraan yang kekal dan abadi, yaitu bernama Tao..Ajaran Lao Tse bernama Taoisme. Ajaran ini digunakan di cina selama kurang lebih 24 abad di Cina.

B.Kong Fu Tse

Ajaran Kong Fu Tse berdasarkan Tao juga. Menurut ajaran Kong Fu Tse, Tao adalah sesuatu kekuatan yang mengatur segala-galanya dalam alam semesta ini, sehingga tercapai keselarasan. Jadi bisa dibilang Tao adalah tuhan mereka
3.Meng Tse

Meng Tse (372-280 SM) adalah seorang murid Kong Fu Tse yang melanjutkan ajaran gurunya. Namun pada peleksanaannya ia tidak mengajarkan ajaran gurunya kepada para bangsawan, Namun pada rakyat jelata.

About these ads

Komentar Dimatikan

Filed under Sejarah Dunia

Komentar ditutup.